Home / Uncategorized

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:32 WIB

Cahaya dari Timur: Ketika Lilin Menjadi Suara Rakyat Luwu Timur

MALILI – Malam itu, aspal jalanan di Luwu Timur tidak riuh oleh suara knalpot atau teriakan amarah.
Sebaliknya, keheningan yang dalam justru terasa begitu “berisik” saat ratusan lilin mulai dinyalakan. Warga berkumpul, duduk bersila, mengubah malam yang gelap menjadi hamparan cahaya kecil yang membawa satu pesan besar: Provinsi Luwu Raya.
Protes dalam Kesunyian
​Aksi yang berlangsung semalam ini mencuri perhatian bukan karena kemacetannya, melainkan karena caranya yang tidak biasa
Di saat demonstrasi sering diidentikkan dengan ban terbakar dan orasi yang meledak-ledak, warga Luwu Timur memilih jalan “Aksi Cahaya”.
​Lilin-lilin yang disusun rapi di atas aspal bukan sekadar hiasan. Ia adalah simbol harapan yang terus dijaga agar tidak padam di tengah panjangnya perjuangan administratif pemekaran wilayah.
​Mengapa Elegan?
​Bagi para peserta aksi, cara ini adalah bentuk kedewasaan berpolitik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perjuangan Luwu Raya adalah perjuangan hati dan pikiran, bukan sekadar otot,” ujar salah satu warga di lokasi.
​Aksi ini membawa beberapa pesan kuat bagi publik dan pengambil kebijakan:
Solidaritas Tanpa Batas:
Massa yang duduk setara di jalan menunjukkan bahwa tuntutan ini milik semua lapisan masyarakat.
Ketertiban yang Menekan: Kesantunan massa justru memberikan tekanan moral yang lebih berat bagi pemerintah untuk segera merespons aspirasi ini.
​Simbol Peradaban: Menggunakan cahaya sebagai instrumen protes menunjukkan identitas Luwu sebagai wilayah yang menjunjung tinggi etika dan tatanan budaya.
Menanti Fajar Luwu Raya
​Lilin-lilin itu mungkin akhirnya padam saat dini hari tiba, namun bara di hati warga Luwu Timur tampaknya baru saja berkobar. (***)

Share :

Baca Juga

PERUMDA TM Palopo Raih Peringkat Pertama Se- Sulawesi Selatan

Uncategorized

PERUMDA TM Palopo Raih Peringkat Pertama Se- Sulawesi Selatan

Uncategorized

Magnet dari Tana Luwu: Saat Kedokteran UMB Palopo Menjadi “Primadona” di Hotel Claro

Uncategorized

Perjuangan Sinyal Demi Nyawa di Tengah Ancaman Longsor

Uncategorized

Kalapas Baru Palopo Tebuka Dengan Media Mangenai Lapas

Uncategorized

Gerah Menyengat di Sulsel: Bukan Suhu Aktual, Tapi ‘Real Feel’ di Atas 37 Derajat yang Bikin Warga Kepanasan

Uncategorized

Menanam Harapan di Bumi Sawerigading: Panen Perdana Sayur Organik PokTan Malatunrung

Uncategorized

Bupati Kutim Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pasca Pilkada 2024

Uncategorized

Sinergi “Gempur Rokok Ilegal” Palopo: Satpol PP Ungkap Modus Operandi Penjual Sembunyi (2)