Home / Uncategorized

Minggu, 12 Oktober 2025 - 03:21 WIB

Gedung Baru DPRD Palopo: Dari Kebanggaan Daerah Menjadi Sorotan Jaksa

PALOPO, PAMORNEWS — Proyek pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah kini berada di bawah bayang-bayang dugaan tindak pidana korupsi.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo telah resmi memulai penyelidikan setelah munculnya laporan masyarakat terkait sejumlah kerusakan dan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada bangunan yang baru rampung beberapa tahun lalu tersebut.

​Kerusakan Pasca-Aksi Massa Ungkap Kejanggalan

​Gedung megah yang selesai dibangun sekitar tahun 2022 dengan anggaran mencapai Rp 21 Miliar ini menjadi sorotan tajam publik, terutama setelah insiden kericuhan unjuk rasa mahasiswa pada 1 September 2025. Aksi massa yang berujung bentrok tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian fasad, di mana kaca depan pecah dan bahkan beberapa tiang beton terlihat berlubang.

​”Kerusakan yang muncul pasca-aksi demonstrasi itu memunculkan pertanyaan besar di masyarakat. Bangunan semahal dan semegah ini seharusnya memiliki kualitas yang mumpuni.

Baca juga  Pemkab Morowali Resmi Umumkan Pemenang Sayembara Desain Logo HUT ke-26, Diraih Moh. Ramadhan Asal Palu

Kondisi inilah yang memicu kami untuk melakukan langkah hukum,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Palop, Yoga.

​Kejari Libatkan Tim Ahli, Fokus pada Kualitas Konstruksi

​Menanggapi laporan tersebut, Kejari Palopo segera menerbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik). Saat ini, tim penyidik tengah fokus pada tahap pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan dokumen terkait seluruh proses tender hingga pelaksanaan proyek.

​Fokus utama penyelidikan adalah untuk memastikan apakah proyek miliaran rupiah tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang direncanakan.

Dugaan material yang tidak sesuai, seperti penggunaan material GRC yang dinilai tidak sesuai ekspektasi, menjadi salah satu entry point bagi Jaksa.

​Guna memperkuat bukti dan menjamin objektivitas, Kejaksaan berencana menggandeng tim ahli teknik dari perguruan tinggi (seperti Universitas Negeri Makassar/UNM) untuk melakukan audit teknis terhadap kondisi fisik bangunan.

Baca juga  Pipa Bocor di Jl. Ahmad Razak, Distribusi Air PERUMDA TM Terganggu

​”Kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari tim ahli. Jika ditemukan perbedaan signifikan atau indikasi kuat adanya potensi kerugian negara, tentu kasus ini akan kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” tegas Yoga.

​Komitmen Pemberantasan Korupsi

​Penyelidikan kasus ini menjadi sinyal komitmen kuat dari Kejari Palopo dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah. Publik berharap proses hukum ini dapat berjalan secara transparan dan profesional, serta mengungkap tuntas apakah ada penyimpangan atau penyelewengan yang terjadi di balik proyek mercusuar Kota Palopo ini.

​Hasil akhir dari pemeriksaan Kejaksaan akan menentukan nasib proyek Gedung DPRD Palopo: apakah akan menjadi monumen kebanggaan yang diperbaiki, atau justru menjadi bukti adanya praktik korupsi dalam pembangunan infrastruktur daerah.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Direksi PERUMDA TM Palopo Ucapkan Selamat Merayakan Natal dan Tahun Baru 2026

Uncategorized

​Kisah Mbah Kerto, Petani di Pelosok Jawa Jadi Miliarder di Umur 103 Tahun

Uncategorized

Palopo Darurat Reklame Ilegal: Wajah Kota Terancam, Wakil Wali Kota Ambil Tindakan Tegas

Uncategorized

Pemkot Palopo Hadiri Kemah Bahasa Arab IV DPW V ITHLA

Uncategorized

Idul Fitri 1447 H: Bupati Andi Abdullah Rahim Ajak Warga Luwu Utara Perkuat Shalat dan Persatuan

Uncategorized

Buronan Kasus Penggelapan, Muraker Kristian, Berhasil Diamankan di Bandara SAMS Sepinggan

Kota Palopo

Pj Sekda Kota Palopo Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rusun Brimob Batalyon D Pelopor

Uncategorized

Tancap Gas Usai Dilantik, Pj Sekkot Palopo Pimpin Rakor Lintas Sektoral dan Direktur Baru Perumda-TM Kumpulkan Pegawai