Home / Uncategorized

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:59 WIB

Kepala UPT Pengelola Objek Wisata Disporapar Luwu Utara Minta Staf Proaktif Manfaatkan Informasi di Medsos

LUWU UTARA – Dalam upaya mendorong transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan di sektor pariwisata, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Objek Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara, Lukman Hamarong, S.P., M.Tr.A.P., memberikan penegasan penting kepada seluruh jajarannya.

Ia menekankan para staf tak lagi bersikap pasif, tetapi harus proaktif menyerap berbagai informasi terkini terkait perkembangan pariwisata dan kebudayaan. Di era digital saat ini, kata dia, arus informasi di medsos bergerak cepat. Menurutnya, dinamika tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang unttuk melahirkan berbagai terobosan baru.

“Kita tidak boleh lagi bekerja dengan pola lama, hanya diam dan menunggu perintah tanpa ada improvisasi. Di tengah banyaknya informasi yang berseliweran di media sosial, staf UPT harus jeli melihat peluang untuk mengakses informasi sebanyak-banyaknya dalam upaya untuk menambah cakrawala berpikir,” tegas Lukman di ruang kerjanya.

Baca juga  Media Gathering Imigrasi Morowali Dorong Optimalisasi Pelaporan Orang Asing (APOA)

Ia menambahkan bahwa tantangan pengelolaan objek wisata ke depan makin kompleks. Oleh karena itu, lanjut dia, aparatur yang bertugas di UPT Pariwisata dituntut untuk menjadi figur yang kaya wawasan, informatif, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi (high curiosity) terhadap tren pariwisata dan kebudayaan, baik global maupun lokal.

Melalui pengayaan literasi dan informasi tersebut, ia berharap para staf mampu mengidentifikasi potensi yang ada serta merumuskannya menjadi sebuah inovasi konkret. Improvisasi di lapangan, menurutnya, sangat diperlukan agar destinasi wisata di Lutra dapat tampil lebih memikat, adaptif terhadap digitalisasi, dan mampu bersaing secara sehat.

Baca juga  Program Rachmansyah-Harsono Disenangi Emak-emak Morowali 

“Sektor pariwisata dan budaya ini sangat dinamis. Kuncinya ada pada inovasi. Saya ingin tim di UPT ini menjadi motor penggerak yang kreatif. Cari tahu apa yang sedang diminati publik, pelajari bagaimana daerah lain bisa sukses mengemas wisatanya, lalu adaptasikan untuk daerah kita,” ujar mantan Pranata Humas Diskominfo-SP ini berharap.

Langkah akselerasi ini nantinya juga diharapkan bisa membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan kebudayaan di Bumi La Maranginang, julukan daerah Kabupaten Luwu Utara, yang sekaligus bisa memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat Lutra di sekitar objek wisata. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Antrean Picu Adu Jotos di SPBU Masamba, Dinas P2KUKM Tegaskan Pengawasan Libatkan Tim Terpadu
Tingkatkan Kesejahteraan ASN, Iksan-Iriane Naikkan TPP 15 Persen

Uncategorized

Tingkatkan Kesejahteraan ASN, Iksan-Iriane Naikkan TPP 15 Persen

Uncategorized

Nopol Palopo di Luar Kota: Dilema Pajak dan TPP ASN, Kebijakan ‘Amankan PAD’ Berpotensi Bumerang

Uncategorized

Bidang Reserse Paling Banyak Beri Citra Negatif bagi Polri

Uncategorized

Gubernur Sulteng Temui Menteri LH: Fokus Berantas Tambang Ilegal dan Pulihkan Lingkungan

Uncategorized

Anwar Hafid Tegaskan Sikap: Sulteng Tidak Anti Tambang, Tapi Anti Ilegal

Uncategorized

Baharman Supri Ungkap Naskah Akademik ‘Luwu Daerah Istimewa’ Telah Rampung: Kami Sudah Siap!

Uncategorized

BUPATI MOROWALI, IKSAN BUKA PASAR RAMADHAN IBR FEST 2026 DI TAMAN KOTA FONUASINGKO