Home / Uncategorized

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:22 WIB

Luwu Utara Ajukan Dokumen Pengembangan Kawasan Perdesaan ke Kemendes PDT: Dinilai Paling Lengkap

​JAKARTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara resmi menyerahkan proposal usulan pengembangan kawasan perdesaan kepada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui integrasi potensi antar-desa.
​Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdulah Rahim, kepada Direktur Jenderal Desa dan Perdesaan Kemendes PDT.

Penyerahan ini diharapkan menjadi kunci untuk menarik dukungan anggaran pusat dalam mengelola sumber daya alam unggulan Luwu Utara secara kolektif.
​Fokus Pengembangan: 27 Desa Strategis
​Hingga saat ini, Pemda Luwu Utara telah memetakan 27 desa yang terbagi ke dalam tiga klaster pengembangan utama:
​Agrowisata: 7 desa (5 di antaranya sudah mulai diintervensi).

Baca juga  Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo, mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan.

​Pengembangan Desa Pesisir: 11 desa.
​Sumber Daya Air & Wisata: 9 desa di Daerah Tangkapan Air (DTA) Sungai Rongkong.

​Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa pengajuan ini merupakan bukti keseriusan daerah dalam membangun desa yang kompetitif.

“Kami ingin desa-desa di Luwu Utara betul-betul bisa bersaing di tingkat nasional melalui dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ujarnya.

​Kesiapan Dokumen Jadi Nilai Plus
​Kepala Bapperida Luwu Utara, Aspar, mengungkapkan bahwa meski terdapat keterbatasan anggaran daerah, Luwu Utara unggul dalam aspek perencanaan.

Baca juga  Misteri di Jalan KH Razak: Siapa Pemilik Sejati Gedung STIKES KAMI Palopo?

​”Soal kelengkapan dokumen, kita nomor satu. Sekarang tinggal fokus pada percepatan operasional dan implementasinya di lapangan,” jelas Aspar.

​Pihak Kemendes PDT, melalui Analis Kebijakan Ahli Sari Arta Uli Aritonang, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen tersebut. Kelengkapan dokumen ini dinilai memperbesar peluang Luwu Utara untuk mendapatkan bantuan stimulan pembangunan kawasan pada tahun anggaran berjalan.

​Langkah Selanjutnya
​Kemendes menyarankan agar Pemda tetap fokus pada desa-desa yang memiliki kekhasan unik agar sinergi antar-wilayah dapat tercipta dengan kuat, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat secara kolektif.(*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kapolres Morowali Berikan Klarifikasi Terkait Penangkapan Aktivis dan Jurnalis

Uncategorized

Sinyal Kuat Diplomasi Pendidikan: UMB Palopo ‘Diserbu’ Calon Mahasiswa Timor Leste
Pj Wali Kota Palopo Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Uncategorized

Sidang Paripurna DPRD Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, ANDI ZULKARNAIN

Uncategorized

BUPATI MOROWALI DIAPRESIASI MENTERI IMIGRASI ATAS KEPEMIMPINAN VISIONER DAN BERJIWA PENGUSAHA
Dapur MBG Pertama di Tana Luwu Resmi Beroperasi, Siap Layani Ribuan Pelajar di Palopo

Uncategorized

Dapur MBG Pertama di Tana Luwu Resmi Beroperasi, Siap Layani Ribuan Pelajar di Palopo

Uncategorized

Kabar Gembira! Bupati Luwu Utara Pastikan Pembayaran THR Idulfitri bagi PPPK

Uncategorized

Progres Pemekaran Luwu Raya: i-OTDA Paparkan Hasil Kajian Kelayakan Tahap Pertama