PALOPO, PAMORNEWS – Kota Palopo dalam hitungan hari akan melepas salah satu pejabat tinggi daerahnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Firmanza DP, dikabarkan akan mengakhiri masa tugasnya di Kota Idaman ini dan melanjutkan karir birokrasinya di kampung halaman, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kabar perpindahan Firmanza ini bukanlah isu baru. Desas-desus mengenai rencana kepindahannya telah merebak sejak ia menjabat sebagai Pj Wali Kota Palopo beberapa waktu lalu.
Bahkan, proses administrasi perpindahannya telah dirampungkan hingga tingkat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bukan karena Masalah
Isu pergantian Sekda seringkali memicu spekulasi di kalangan birokrat dan masyarakat. Namun, pihak Pemerintah Kota Palopo memastikan bahwa perpindahan Firmanza sama sekali tidak terkait dengan masalah atau isu tertentu yang merebak di Palopo.
Hal ini dipertegas oleh Asisten I Pemkot Palopo, Andi Poci, saat berbincang di kediamannya baru-baru ini.
“Perpindahan beliau ke kampung halamannya sudah terencana sejak lama. Beliau mau mengakhiri karirnya sebagai birokrat di Palu,” tandas Andi Poci.
Andi Poci menambahkan bahwa alasan utama Sekda Firmanza pindah adalah karena ia ingin bertugas di tempat kelahirannya, sebuah kesempatan yang belum pernah ia dapatkan selama berkarir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Alasan beliau, sejak terangkat jadi ASN belum pernah bertugas di sana. Sekarang saatnya,” tutup Andi
Poci, memberikan penekanan pada keinginan Firmanza untuk menutup lembaran karir birokrasinya di Sulawesi Tengah.
Firmanza DP, yang sebelumnya sempat memimpin Palopo sebagai Pj Wali Kota, kini akan meninggalkan jejak pengabdiannya di Palopo dan memulai babak baru di tanah kelahiran. Kepergiannya sekaligus membuka lembaran baru bagi proses pengisian jabatan Sekda definitif di Palopo.(***)










