Home / Uncategorized

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:25 WIB

Nasriani Nakir: Sosok Tangguh di Balik Kemenangan “Naili-Ome”

PALOPO, PAMORNEWS – Di setiap kisah kemenangan politik, selalu ada sosok-sosok di balik layar yang bekerja tanpa lelah.

Di Palopo, sosok tersebut adalah Nasriani Nakir, seorang perempuan yang dikenal dengan ketangguhan dan jaringan kuatnya, yang memainkan peran vital dalam mengantar pasangan Naili-Ome (Walikota dan Wakil Walikota Palopo) menuju kursi kekuasaan.

​Dikenal sebagai aktivis dan punya usaha pengemban perumahan , Nasriani Nakir bukanlah figur baru di kancah pergerakan sosial. Namun, kiprahnya sebagai “Srikandi” di tim sukses Naili-Ome menempatkannya di sorotan yang berbeda.

​Strategi “Jemput Bola” dan Jaringan Akar Rumput.

​Dalam sebuah pertarungan Pilkada yang sengit, Nasriani Nakir dipercaya memegang peran strategis yang krusial. Ia dikenal mampu menembus batas-batas teritorial dan sosial yang sulit dijangkau.

​Kekuatan Jaringan Perempuan dan Milenial: Nasriani tidak hanya mengandalkan strategi hard campaign. Ia fokus pada penggalangan dukungan melalui jaringan informal, terutama di kalangan kelompok perempuan dan pemilih milenial yang sering kali menjadi penentu.

Baca juga  Babinsa Koramil 1311-06/BU Laksanakan Kerja Bakti Bersama Masyarakat Membangun Mess Santri Desa Tirongan Bawah Morowali Utara

Pertemuan-pertemuan kecil, dialog, dan kampanye dari pintu ke pintu yang ia organisir berhasil membangun ikatan emosional antara calon dan pemilih.

​Energi dan Dedikasi Tanpa Batas: Sepanjang masa kampanye, Nasriani dikenal sebagai sosok yang jarang mengenal lelah. Ia adalah motor penggerak yang memastikan setiap agenda tim berjalan sesuai rencana, dari logistik, mobilisasi massa, hingga pengamanan suara di hari pencoblosan.

Kehadirannya yang penuh semangat seringkali menjadi suntikan moral bagi seluruh relawan.

​”Ibu Nasriani ini ibarat komandan lapangan. Dia tahu persis denyut nadi di setiap kelurahan. Kerja-kerja politiknya bukan sekadar di balik meja, tapi betul-betul di tengah masyarakat,” ujar salah satu tim relawan Naili-Ome saat itu.

​Di Balik Layar Kekuasaan

​Setelah kemenangan gemilang Naili-Ome, banyak pihak yang memperkirakan Nasriani Nakir akan menempati posisi strategis di lingkungan Balai Kota Palopo. Ia dianggap sebagai salah satu arsitek penting dalam meraih suara, terutama di kantong-kantong pemilih kritis.

Baca juga  Pemkab Lutim Targetkan Pendapatan Daerah Rp 2,3 Triliun pada 2026, Terbesar di Luwu Raya

​Namun, memasuki seratus hari masa jabatan Naili-Ome, sorotan media dan publik mulai menanyakan keberadaan Nasriani Nakir. Sosoknya yang dulu selalu berada di lingkaran inti, kini seolah-olah menghilang dari pantauan publik.

​Fenomena ini lumrah terjadi dalam dinamika politik:

​Transisi Peran: Seringkali peran tim sukses berakhir setelah pelantikan. Mereka yang berjuang di medan kampanye tidak selalu mengambil posisi di birokrasi, melainkan kembali ke aktivitas profesional atau aktivisnya.

​Apapun alasan dari ‘menghilangnya’ Nasriani Nakir dari sorotan, tidak dapat dimungkiri bahwa ia adalah salah satu nama penting yang tercatat dalam sejarah kemenangan Naili-Ome.

Dia adalah bukti bahwa ketangguhan, dedikasi, dan strategi cerdas dari seorang perempuan dapat menjadi penentu dalam arena politik lokal.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Perdalam Wawasan Sejarah Islam Tana Luwu, Siswa SDN 181 Makitta Sambangi Makam Datuk Pattimang

Uncategorized

Ketika Doa dan Shalawat Menggema di Langit Palopo

Uncategorized

Peringatan Hari Ibu ke-97, Pemkab Morowali Dorong Pemberdayaan Perempuan Berbasis Kesetaraan Gender

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Uncategorized

Sesuai Permendagri 23/2024, Jabatan Direksi Perumda TM Palopo Hanya Patut Diisi Satu Orang

Uncategorized

ASN Pemkot Palopo Bisa Kerja dari Rumah Jelang Nyepi dan Usai Lebaran 2026, Ini Jadwalnya
Tingkatkan Kesejahteraan ASN, Iksan-Iriane Naikkan TPP 15 Persen

Uncategorized

Tingkatkan Kesejahteraan ASN, Iksan-Iriane Naikkan TPP 15 Persen

Uncategorized

SEJARAH AWAL TERBENTUKNYA ANA’ TELLUE (MALOLO LOMPO) KEDATUAN LUWU