Home / Uncategorized

Selasa, 30 September 2025 - 13:37 WIB

PEMKAB MOROWALI SOSIALISASIKAN WHISTLE BLOWING SYSTEM UNTUK PERKUAT PENGAWASAN INTERNAL

Morowali – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Inspektorat Daerah menggelar kegiatan sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan pemerintahan pada Selasa (30/9/25).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Inspektorat Daerah dan merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2024. Selain itu, sosialisasi ini juga merupakan implementasi dari Peraturan Bupati (Perbup) Morowali Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Pengamanan Pengaduan atau Whistle Blowing System atas dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Morowali.

Baca juga  Rapat Paripurna DPRD Morowali, Sekda Yusman Mahhbub Wakili Bupati Terima Laporan Reses

 

Sekretaris Inspektorat Daerah Morowali, Nur Alam, saat pimpin kegiatan menyampaikan bahwa sistem WBS merupakan mekanisme penting yang memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran hukum, kode etik, atau penyalahgunaan wewenang secara aman dan rahasia. Menurutnya, dengan hadirnya WBS, budaya birokrasi yang bersih dan transparan akan semakin terwujud.

“WBS ini menjadi sarana efektif untuk mencegah dan mendeteksi potensi korupsi sejak dini. Pelapor dilindungi identitasnya, dan laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional,” ujarnya.

Nur Alam berharap, dengan dilaksanakannya sosialisasi inis seluruh ASN dapat berperan aktif dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bebas dari praktik-praktik koruptif. Implementasi WBS juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan integritas aparatur negara.

Baca juga  Komitmen Bupati Iksan: Turun Langsung, Dengar Aspirasi, Cari Solusi

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Fahri Rahman  yang memberikan pemahaman teknis mengenai cara kerja sistem pelaporan, alur penanganan pengaduan, serta jaminan perlindungan bagi pelapor. Para peserta diberikan simulasi langsung penggunaan platform WBS yang akan segera diimplementasikan di lingkungan Pemkab Morowali.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

etak Dinding Parlemen Memunculkan Dugaan Korupsi

Uncategorized

Bulog Gelontorkan 4 Ton Beras SPHP di Gerakan Pangan Murah HUT Sulsel

Uncategorized

Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80

Uncategorized

Sentuhan Kepedulian di Hari Ibu ke-97, Wabup Iriane Iliyas Bersama Srikandi dan DWP DLH Anjangsana kepada Para Janda

Uncategorized

Dari Panas Api Las ke Gemerlap Kontraktor: Kisah Sukses Budi Harta Winata
Peluncuran Nasional 80.081 Koperasi Merah Putih

Uncategorized

Peluncuran Nasional 80.081 Koperasi Merah Putih

Uncategorized

Konten Kreator & Komunitas Eratkan Kebersamaan di Pantai Labombo

Uncategorized

SPIP Bukan Sekadar Kewajiban Administratif