Home / Uncategorized

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:19 WIB

Pemprov Sulsel Bantah Isu Ketimpangan Pembangunan di Luwu Raya, Beberkan Sejumlah Proyek Strategis

Pic. Dok Herald

Pic. Dok Herald

​MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) secara tegas membantah tudingan adanya ketimpangan pembangunan dan pengalokasian anggaran yang tidak merata di wilayah Luwu Raya.

Pic. Dok Herald

Pic. Dok Herald

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul maraknya aksi unjuk rasa yang menuntut perhatian lebih terhadap infrastruktur di wilayah utara Sulawesi Selatan tersebut.

​Dalam keterangan resminya, pihak Pemprov Sulsel melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Pers (Kominfo SP) menunjukkan daftar panjang realisasi dan rencana proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

​Fokus Pembangunan di Luwu Raya
​Pemprov mengklaim bahwa wilayah Luwu Raya, yang mencakup Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, tetap menjadi prioritas dalam rencana strategis pembangunan daerah.

Baca juga  Polres Morowali Gelar Pisah sambut Kapolres, dari Akbp Suprianto Kepada Akbp Zulkarnain

Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:
​Pembangunan Infrastruktur Jalan: Perbaikan dan pengaspalan sejumlah ruas jalan provinsi yang menghubungkan antar-kabupaten guna memperlancar arus logistik.

​Pusat Pelayanan Kesehatan: Kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Regional yang diharapkan mampu menjadi pusat rujukan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Luwu Raya dan sekitarnya.
​Sektor Pertanian & Pengairan: Rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas lahan pertanian lokal sebagai lumbung pangan.

​Akses Transportasi: Peningkatan sarana penunjang transportasi darat dan udara untuk memangkas waktu tempuh menuju pusat provinsi di Makassar.

Baca juga  Pemkab Morowali Gelar Apel Umum Perdana di Tahun 2025

Menanggapi Aksi Protes
​Pihak Pemprov menyayangkan adanya persepsi ketimpangan yang memicu aksi demonstrasi hingga blokade jalan menggunakan alat berat oleh sekelompok pemuda dan mahasiswa.

​”Anggaran pembangunan dialokasikan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan teknis di lapangan. Kami pastikan Luwu Raya tidak dianaktirikan.
Data proyek yang sedang berjalan adalah bukti komitmen gubernur untuk pemerataan,” ujar perwakilan Pemprov Sulsel dalam wawancara tersebut.

​Pemerintah berharap masyarakat dapat lebih jeli dalam memilah informasi dan mengedepankan dialog konstruktif daripada melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum dan mobilitas ekonomi warga.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Rakor dan Penyuluhan Hukum “Kampanye Anti Korupsi”

Uncategorized

Bupati Morowali Tekankan Kesiapan Total Jelang Porprov 6 Desember

Uncategorized

Safari Ramadan di Bungku Barat, Bupati Iksan: Keamanan Daerah Dimulai dari Rakyat

Uncategorized

Meneladani Takhta Nurani La Patiradja Datu Kamanre

Uncategorized

Menelusuri Jejak ‘Bintang Terang’ di Jalur Gelap Solar Subsidi Luwu Raya

Uncategorized

Ingat Ya No.2 Terbaik

Uncategorized

Info Layanan Perumda TM Palopo

Uncategorized

WAKIL BUPATI IRIANE ILIYAS BUKA RESMI RAKOR PERSIAPAN PORKAB II 2025 KABUPATEN MOROWALI