PALOPO – Polsek Wara Utara (Waru) bergerak cepat meredam potensi konflik berkelanjutan dengan memediasi perdamaian antara dua kelompok pemuda yang sempat terlibat tawuran.
Pertemuan ini berlangsung di Mako Polsek Waru pada Senin, 16 Februari 2026.
Dua kelompok yang bertikai tersebut berasal dari:
Lorong Asmara (Loras), Kelurahan Temmalebba.
Perumnas, Kecamatan Rampoang.
Kronologi Singkat
Sebelumnya, kedua kelompok ini terlibat aksi saling serang pada Minggu dini hari (15/2). Aksi tersebut melibatkan penggunaan lemparan batu dan diduga senjata tajam, yang sempat meresahkan warga sekitar di wilayah Rampoang.
Proses Mediasi
Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolsek Waru IPDA Robert, Lurah Rampoang Harumin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua belah pihak.
Dalam arahannya, IPDA Robert menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah demi kenyamanan bersama. Ia memberikan pesan yang lugas namun tegas kepada para pemuda:
”Saya harap kita semua bisa membantu kami menjaga situasi Kamtibmas Kota Palopo. Hari ini saya masih bisa mentolerir dan tersenyum, tapi jika kejadian ini berulang, saya pastikan akan menindak tegas setiap orang yang terlibat tanpa kecuali,” tegas IPDA Robert.
Hasil Pertemuan
Melalui mediasi ini, kedua belah pihak sepakat untuk:
Mengakhiri perselisihan dan tidak melakukan aksi balas dendam.
Membantu pihak kepolisian menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Waru.
Bersedia diproses hukum secara tegas jika melanggar kesepakatan damai di kemudian hari.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian di Kota Palopo, khususnya di wilayah Kelurahan Temmalebba dan Rampoang.(*)











