BELOPA — Bagi sebagian orang, membagi waktu antara tuntutan profesi yang kaku dan hobi yang menyita energi adalah perkara mustahil. Namun, bagi Irwan Musa, kedua dunia itu adalah panggung yang sama untuk satu tujuan besar: menebar kebermanfaatan bagi masyarakat.
Di kalangan insan pers Sulawesi Selatan, nama Irwan Musa telah lama berkibar sebagai jurnalis senior yang malang melintang di berbagai media terkemuka, mulai dari Harian Rakyat Sulsel hingga Berita Kota Makassar (BKM) untuk wilayah liputan Luwu.
Rekam jejaknya mencakup penugasan penting—termasuk laporan jurnalistik dari Surabaya pada 2016—yang memperkuat posisinya sebagai pengamat andal jalannya roda pemerintahan dan pelayanan publik di Tana Luwu.
Ketajamannya dalam mengemas informasi serta loyalitasnya pada kode etik jurnalistik membawanya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Luwu.
Melalui goresan penanya, ia konsisten menjadi penyambung lidah masyarakat dalam mengawal berbagai isu kebijakan daerah.
Namun, jika Anda bergeser ke jalan raya Kota Belopa pada akhir pekan, Anda akan menemukan sisi lain dari pria vokal ini.
Di balik seragam pers atau kemeja rapinya, Irwan adalah seorang biker tangguh. Ia merupakan sosok sentral yang menakhodai Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Regional Sultanbatara dan terdaftar sebagai biker YNCI Luwu Chapter dengan nomor register 005.
Menepis Stigma, Merajut Sinergi
Bagi Irwan, komunitas motor bukanlah sekadar wadah berkumpul atau pamer tunggangan. Ia memikul misi besar untuk meruntuhkan stigma negatif “geng motor” yang kerap meresahkan masyarakat. Di bawah komandonya, YNCI Luwu bertransformasi menjadi mitra strategis kepolisian dalam mengampanyekan ketertiban berlalu lintas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa bikers itu tertib hukum. Komunitas motor harus menjadi pelopor keselamatan, bukan pelanggar aturan,” ungkap Irwan dalam sebuah kesempatan bersama Satlantas Polres Luwu.
Komitmen itu dibuktikan nyata. Irwan sukses merangkul jajaran Forkopimda Luwu dan pernah berkendara bersama Kapolres Luwu dalam agenda touring bikers. Langkah taktis ini berhasil membangun jembatan komunikasi yang cair antara pencinta otomotif dan pemangku kebijakan daerah.
Penghargaan dari Kapolda Sulsel pun menjadi salah satu bukti apresiasi atas konsistensinya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara.
Dari Jurnalistik hingga Aksi Kemanusiaan
Sinergi yang dibangun Irwan juga merambah aspek sosial dan promosi daerah. Ia menjadi aktor utama di balik suksesnya perhelatan besar YNCI yang berhasil mendatangkan ratusan pengendara dari berbagai penjuru, bahkan luar Pulau Sulawesi, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata lokal (automotive tourism).
Tak berhenti di situ, saban bulan Ramadan atau saat bencana melanda, pena wartawannya sejenak diletakkan berganti dengan jaket komunitas. Irwan memimpin langsung para anggotanya mengetuk pintu-pintu panti asuhan untuk menyalurkan bantuan sembako dan santunan bagi anak yatim.
Menjadi jurnalis senior yang kritis sekaligus pemimpin komunitas motor yang humanis bukanlah hal mudah. Namun, Irwan Musa membuktikan bahwa dedikasi pada profesi dan kecintaan pada hobi dapat berjalan beriringan, menghadirkan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Luwu dan sekitarnya.(***/aBa)
#JurnalisBikers
#PokjaPwiLuwu
#Irmus_TanaLuwu
#KanalAkhmadBaso
#Pamornews











