Home / Uncategorized

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:43 WIB

Tutup Pelatihan Muballigh(ah), Pimpinan DDI Masamba Serahkan Piagam Penghargaan bagi Peserta Terbaik

​Luwu Utara — Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mujahidin DDI Masamba, Ir. Ahmad Syafe’i, secara resmi menutup agenda Pelatihan Muballigh(ah) Muda Tingkat Dasar dan Lanjutan pada Sabtu (14/2/2026).

Bertempat di MIS Al Ikhlas Balebo, Masamba, acara penutupan ini ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para peserta terbaik.

​Dalam sambutannya, Ahmad Syafe’i memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran panitia dan seluruh peserta. Ia mengaku bangga melihat kedisiplinan serta antusiasme luar biasa yang ditunjukkan para kader selama mengikuti proses pelatihan.

“Pemberian piagam penghargaan ini merupakan bentuk motivasi agar para muballigh dan muballighah muda terus mengembangkan potensi diri. Kami ingin mereka tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat,” ujar Ahmad.

Baca juga  PERADI Balikpapan Gelar Rakercab: Siapkan Advokat Hadapi Transisi KUHP 2023 dan KUHAP 2025

​Dakwah Kreatif di Era Digital
​Lebih lanjut, Ahmad menekankan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan amanah besar. Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan serta pelopor dakwah yang santun dan mencerahkan.

​Menurutnya, tantangan dakwah saat ini telah bergeser ke ranah digital. Oleh karena itu, seorang dai muda wajib memiliki tiga pilar utama:
​Ilmu Agama yang Kuat: Sebagai fondasi dasar dalam berdakwah.

Akhlak Mulia: Menjadi cerminan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
​Adaptasi Teknologi: Kemampuan memanfaatkan media digital sebagai sarana syiar yang efektif.

Baca juga  Menanti Titik Terang di Luwu Tengah

​Sinergi untuk Mencetak Kader Unggul
​Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Ponpes Al-Mujahidin DDI Masamba dan DPD BKPRMI Luwu Utara. Dengan mengusung tema “Peran Muballigh dan

Muballigh(ah) sebagai Pelopor Dakwah Kreatif di Era Digital”, pelatihan ini fokus mencetak kader yang responsif terhadap tantangan zaman.

​Harapannya, para lulusan pelatihan ini tidak hanya cakap dalam berorasi di atas mimbar, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial dan mampu menghadirkan konten-konten dakwah yang kreatif bagi generasi milenial dan Gen Z. (Hasdir/LHr/*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pengamanan Jumat Agung dan Hari Paskah, Polres Morowali Laksanakan Pengamanan di 45 Gereja

Uncategorized

Aksi Spontan Bupati Luwu Utara: Borong Takjil untuk Warga, Hidupkan Semangat UMKM

Uncategorized

Tinjau SPBU Tamboke, Bupati Pastikan Ketersediaan BBM di Lutra Aman untuk Kelancaran Arus Balik Lebaran

Uncategorized

Aturan Di Atas Kertas: Pembatasan BBM di Palopo Dinilai Mandul Tanpa Pengawasan Ketat

Uncategorized

Kampung Langsat: Jejak yang Hilang di Bawah Kubah Masjid Agung Palopo

Uncategorized

BANTAH AROGAN, KADIS PENDIDIKAN MOROWALI TERIMA SECARA BAIK ASPIRASI ALIANSI MAHASISWA 

Uncategorized

Pemkab Morowali dan Yayasan Traction Energy Asia Jalin Kerjasama Dalam Pembangunan Daerah Rendah Karbon
Pic. Pusaka Keadilan

Uncategorized

Simbol Matinya Keadilan, Massa Demo Tuntut Provinsi Luwu Raya Usung Keranda Mayat di Batas Luwu-Wajo