Home / Uncategorized

Senin, 3 November 2025 - 02:33 WIB

Ancaman Senyap di Balik Hujan: Waspada DBD dan Diare Menghantui Palopo di Musim Pancaroba

​PALOPO – Hawa panas yang tiba-tiba berganti dengan tetesan air hujan, menandai tibanya musim pancaroba di Kota Palopo.
Namun, alih-alih disambut dengan kelegaan, periode transisi iklim ini justru membawa ancaman senyap: peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Diare yang kini menjadi fokus perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Palopo.
Kepala Dinkes Palopo, Irsan Anugrah, mengakui adanya tren kenaikan kasus kedua penyakit tersebut, meski belum mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Peningkatan ini menjadi sinyal peringatan bahwa musim pancaroba adalah medan pertempuran baru melawan penyakit menular.
​Musuh Tak Kasat Mata di Genangan Air Bersih
Ancaman terbesar di musim ini adalah nyamuk Aedes Aegypti, vektor penyebar DBD.
Ironisnya, nyamuk ini berkembang biak di genangan air yang bersih—bukan air kotor—yang seringkali terabaikan di sekitar rumah tangga.
​Irsan, yang juga mantan Direktur RSUD Sawerigading Palopo, menekankan bahwa kunci pencegahan bukanlah sekadar pengobatan, melainkan eliminasi sarang nyamuk.
​“Masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari penumpukan barang-barang bekas seperti ban atau wadah plastik. Jika lingkungan bersih, maka penyakit menular seperti DBD dan diare bisa dicegah,” tegas Irsan.
​Penumpukan sampah, terutama wadah yang bisa menampung air hujan, adalah ‘inkubator’ sempurna bagi telur-telur nyamuk mematikan ini.
Pencegahan DBD pun kembali pada filosofi 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang/Menyingkirkan).
​Benteng Imun dan Perilaku Hidup Bersih
​Selain fokus pada lingkungan, Dinkes Palopo juga menggeser perhatian pada lini pertahanan pertama setiap individu: kekuatan imun tubuh.
​Musim pancaroba seringkali membuat tubuh rentan karena fluktuasi suhu dan kelembaban. Untuk itu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi mantra utama. Imun yang kuat tidak hanya mencegah DBD, tetapi juga penyakit saluran cerna seperti diare, yang juga rentan muncul karena kontaminasi air dan makanan.
​“Imun tubuh yang kuat menjadi kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit selama musim pancaroba,” urai Irsan.
Ia menyarankan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar: rutin berolahraga minimal 30 menit, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, dan mengelola stres.
Kesiapsiagaan Fasilitas Kesehatan dan Aksi Cepat
​Dinkes Palopo tidak hanya mengandalkan partisipasi masyarakat. Di internal, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit, telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Di saat yang sama, tim lapangan bergerak cepat dengan langkah pencegahan dini. Fogging (pengasapan) dilakukan di titik-titik yang terindikasi memiliki kasus DBD. Tindakan ini, meskipun bersifat sementara, penting untuk memutus rantai penularan di area rawan.
​“Teman-teman di lapangan saat ini melakukan fogging di titik-titik yang terindikasi kasus DBD. Kami juga terus berkoordinasi melalui rapat daring agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di seluruh jenjang,” jelasnya.
​Pada akhirnya, perang melawan DBD dan diare di musim pancaroba bukanlah tanggung jawab tunggal pemerintah atau petugas kesehatan, melainkan tanggung jawab kolektif.
Kesadaran satu keluarga untuk membersihkan satu genangan air, bisa menyelamatkan satu nyawa di lingkungan Palopo. Warga diimbau untuk tidak menunda kunjungan ke fasilitas kesehatan jika merasakan gejala demam tinggi yang mendadak, sakit kepala, atau gejala diare yang berkelanjutan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Gegap Gempita PBG di Palopo: Saat Ruko Wajib Berizin, 7 Raksasa Retail Terendus “Non-PBG”

Uncategorized

Jeriken Nelayan di Tengah Kelangkaan BBM: Prioritas dan Protes Warga

Uncategorized

Pembelaan PUPR Palopo: GRC Bukan Beton Kosong, Tapi Pelapis Artistik yang Sesuai Spek

Uncategorized

Gedung Mangkrak, Anggaran Bocor: AMPLOP Ancam Demo Kejari Palopo, Tuntut Kasus Korupsi Diusut Tuntas

Uncategorized

Ngaben Massal di Desa Bumi Harapan Berjalan Hikmad, Wabub Iriane Iliyas Buka Secara Resmi
Rachmansyah-Harsono akan Pimpin Morowali Tanpa Mati

Uncategorized

Rachmansyah-Harsono akan Pimpin Morowali Tanpa Mati

Uncategorized

Kondisi Terkini Aksi Mahasiswa di Jakarta: Tuntutan Kenaikan Tunjangan Anggota DPR dan Isu Demokrasi

Uncategorized

Polsek Wara Utara Damaikan Dua Kelompok Pemuda yang Terlibat Tawuran di Palopo