Home / Uncategorized

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:03 WIB

Latih Muballigh(ah) Muda, Sekum BKPRMI Luwu Utara Tekankan Pentingnya Dakwah Melalui Tulisan

​LUWU UTARA – Sekretaris Umum DPD BKPRMI Luwu Utara, Lukman Hamarong, mengajak generasi muda Islam untuk tidak hanya mahir berorasi, tetapi juga tajam dalam menulis.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber utama dalam Pelatihan Muballigh(ah) Muda yang digelar DDI Masamba di MIS Al Ikhlas Balebo, baru-baru ini.
​Di hadapan 212 peserta dari jenjang SMP hingga SMA sederajat se-Luwu Utara, Lukman membedah tuntas urgensi Dakwah Bil Qalam (dakwah melalui tulisan).
Meski sesi berlangsung pada malam hari, pukul 20.00 hingga 22.00 WITA, energi di dalam ruangan tetap tinggi saat Lukman memaparkan betapa vitalnya literasi dalam syiar agama.

Tulisan Sebagai Dakwah yang Abadi
​Dalam pemaparannya, Lukman menjelaskan bahwa dakwah bukan sekadar ceramah di mimbar. Ia menekankan bahwa tulisan memiliki “napas” yang lebih panjang dibandingkan suara.

Baca juga  Selamat Hari Idul Adha 1447 Hijriah (Muhammad Afif Hamka, S.IP.,M.Si))

​”Suara kita pasti akan hilang setelah ceramah selesai, namun tulisan akan tetap abadi serta dapat dibaca dari generasi ke generasi. Inilah pentingnya Dakwah Bil Qalam,” tegas Lukman dengan lugas.

​Ia pun mengutip pesan mendalam dari Imam Syafi’i: “Ilmu itu ibarat buruan, dan tulisan itu ibarat ikatannya. Maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.” Kutipan ini ia gunakan untuk memotivasi para muballigh muda agar mulai membiasakan diri menulis konten islami yang relevan dengan problematika remaja saat ini.

​Membentuk Kader yang Melek Media
​Lukman yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Pariwisata Luwu Utara ini menekankan bahwa Dakwah Bil Qalam memerlukan keahlian khusus. Ia mendorong peserta untuk tidak sekadar menulis, tapi mampu mengemas pesan dalam bentuk: ​Artikel dan opini Islami yang menyejukkan.

Baca juga  Hasil Konsultasi Direksi PDAM Tirta Mangkaluku "Tertahan" di Pemprov Sulsel, Publik Pertanyakan Transparansi

​Cerita religius yang inspiratif.
​Publikasi materi ceramah di media sosial dan media massa.

​Menurutnya, penguasaan literasi digital sangat penting untuk membentengi umat dari serbuan konten negatif di dunia maya.
Dengan menulis, para kader dakwah bisa mengisi ruang publik dengan narasi yang positif dan edukatif.

​Sesi Interaktif dan Komunikatif
​Suasana pelatihan berlangsung sangat dinamis. Lukman tidak hanya memberikan teori satu arah, tetapi membuka ruang diskusi yang lebar.

Tercatat sedikitnya 10 peserta mengajukan pertanyaan kritis terkait teknis menulis dakwah, menunjukkan besarnya minat peserta terhadap metode ini.
​Melalui materi ini, Lukman berharap Luwu Utara akan melahirkan regenerasi pendakwah yang komplit—cakap dalam lisan dan mahir dalam tulisan—guna menyongsong tantangan zaman yang semakin kompleks. (LHr/*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Oknum Kasat Narkoba Polres Toraja Utara Diamankan Terkait Dugaan ‘Upeti’ Sabu

Uncategorized

Wali Kota Palopo Sambut Hangat AKBP Arvin Hariyadi Lewat Jamuan Malam

Uncategorized

Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Pemdakab Morowali Gelar Rapat Evaluasi Penanggulangan dan Penghapusan Kemiskinan tahun 2025

Uncategorized

Persoalan Sampah Disorot , Kadis DLH Sebut Perda Tahun 2014 Sudah Tak Relevan

Uncategorized

Lumpuh Total Akibat Blokade Jalan, Harga BBM Eceran di Mangkutana Tembus Rp40 Ribu Per Botol

Uncategorized

ASN Pemkot Palopo Bisa Kerja dari Rumah Jelang Nyepi dan Usai Lebaran 2026, Ini Jadwalnya

Uncategorized

Dorong SDM di Kawasan Industri, Pemkab Morowali Apresiasi Program Pascasarjana Hukum Pertambangan

Uncategorized

Perkuat Ukhuwah, Keluarga Besar Ponpes DAM Tolada Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama