PALOPO —Antusiasme warga Palopo memuncak saat Perum Bulog Cabang Palopo bersama Pemerintah Kota Palopo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di pelataran belakang Kantor Walikota pada Senin, 13 Oktober 2025.
Acara ini tak hanya sekadar transaksi jual-beli, melainkan aksi nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjelang peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan (HUT Sulsel) ke-365.
Beras SPHP Menjadi Incaran Utama
Dalam upaya meredam potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, Bulog Palopo menjadi motor penggerak dengan mendistribusikan komoditas utama secara masif. Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) menjadi bintang utama, dengan total 4 ton beras digelontorkan untuk memenuhi permintaan masyarakat.
Namun, pasokan yang disiapkan bukan hanya beras. GPM juga menyediakan:
Minyak Goreng: Meliputi 240 liter minyak bantal, 60 liter minyak botol, dan 20 liter minyak jerigen.
Gula Pasir: Sebanyak 150 kg siap didistribusikan.
Habis Terjual Diserbu Warga
Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Palopo, Hadir Alamsyah, mengonfirmasi bahwa kegiatan GPM ini dilaksanakan serentak di seluruh Sulawesi Selatan sebagai bagian dari perayaan HUT Sulsel. Ia menyoroti respons yang luar biasa dari warga Palopo.
”Antusiasme masyarakat di Palopo sangat tinggi. Kami melihat semua komoditas yang kami siapkan habis terjual diserbu warga,” ujar
Hadir Alamsyah.
Keberhasilan GPM ini di Palopo menjadi indikator kuat bahwa program stabilisasi harga pangan yang dijalankan oleh Bulog benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dan Bulog dalam memastikan masyarakat Palopo dapat merayakan HUT Sulsel dengan ketersediaan pangan yang terjamin dan harga yang terjangkau.(***)











