Home / Uncategorized

Kamis, 2 April 2026 - 08:10 WIB

Halalbihalal Pemda Luwu Utara: Menenun Benang Silaturahmi yang Sempat Terurai

By: Lukman Hamarong

Pasca-menjalani masa kerja fleksibel melalui skema Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja usai libur Idulfitri 1447 H, seluruh jajaran ASN lingkup

Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara kembali akan berkumpul dalam bingkai silaturahmi melalui hajatan Halalbihalal pada Kamis, 2 April 2026, yang dirangkaikan dengan Apel Akbar di Lapangan Upacara Kantor Bupati.

Halalbilahal ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum emas untuk mencairkan segala kebekuan, merajut yang terurai, mendekatkan yang berjarak, dan saling memaafkan atas segala hal yang acapkali menciptakan jurang perbedaan dan menyisakan residu emosional antarpegawai. Halalbihalal nanti akan menjadi obat untuk menyembuhkan semuanya.

Di situlah letak kekuatan Halalbihalal yang kehadirannya adalah penyempurna ibadah kita di bulan Ramadan. Halalbihalal menghadirkan kebersamaan tanpa sekat. Merangkai harapan yang sempat terkikis akibat perbedaan memaknai kehidupan yang penuh dinamika. Sehingga semua bersatu menjadikan Halalbihalal sebagai bahan bakar untuk terus bergerak membangun daerah.

Baca juga  Rencana Mutasi Akbar Pemkot Palopo Riskan : Bayang-bayang Demo dan Protes DPRD

Sebagai tradisi unik khas umat muslim Indonesia, momentum Halalbihalal harus dijadikan sebagai wahanah untuk memperkuat persatuan, mencairkan hubungan yang renggang, dan memperkuat integrasi sosial antarsesama pegawai. Halalbihalal nanti dipastikan akan dipadati oleh ribuan ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu

Utara (PNS, PPPK Penuh Waktu, PPPK Paruh Waktu).
Semua bersatu tanpa sekat dalam bingkai kebersamaan. Tak ada kebencian, apalagi kekecewaan. Tidak ada pula iri dan dengki, apalagi sakit hati. Malah yang ada hanyalah bahagia dan gembira, yang menyatu dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban. Jangan heran juga, jika esok kita akan dipertontonkan sebuah atraksi saling memaafkan dan saling menghalalkan satu sama lain.

Baca juga  Pemkab Morowali Gelar Jalan Santai Semarak HUT RI ke-81

Halalbihalal nanti bukan sekadar arena selebrasi saling memaafkan, melainkan sebuah panggung, di mana ego diturunkan dan empati dikedepankan. Stigma bahwa kata “maaf” di hari raya Idulfitri lahir hanya karena tradisi, bukan karena kesadaran, harus segera dihilangkan. Karena Halalbihalal adalah sebuah proses rekonsiliasi hati. Di mana semuanya sudah menghalalkan satu sama lain.

Satu saja hati yang masih menyisakan noktah hitam di hadapan sesama manusia, maka jangan harap kita mendapat kemenangan paripurna. Halalbihalal harus menjadi jembatan penghubung antara kesucian spiritual dan keharmonisan sosial. Mengingat Halalbihalal adalah pintu gerbang rekonsiliasi tanpa batas yang diharap menjadi sarana saling menguatkan satu sama lain. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ( Akram Riza)
Polres Morowali Gelar Pengamanan Balap Motor Piala Kapolda Sulteng Seri 3 di Morowali

Uncategorized

Polres Morowali Gelar Pengamanan Balap Motor Piala Kapolda Sulteng Seri 3 di Morowali

Uncategorized

Bupati Iksan Dorong Percepatan Transformasi Pelayanan Kesehatan di RSUD Morowali

Uncategorized

Pangan Lokal Luwu Raya Jadi Contoh Nyata

Uncategorized

Bupati Kutim: Transformasi Pendidikan Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Uncategorized

Muskab IV DWP Morowali : Ketua DWP Fawakihah Yusman Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi Menuju Indonesia

Uncategorized

Nasib Victory Billiard di Ujung Tanduk: DPMPTSP Tegaskan Segel, Owner Minta Usaha Tak Dimatikan

Uncategorized

Sidak Walikota ke SPBE Belum Ampuh, Gas LPG 3 Kg di Palopo Masih Langka dan Mahal