Home / News

Rabu, 6 Maret 2024 - 23:54 WIB

GPM Serentak Se-Sulsel

PALOPO. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si., mengikuti Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Sulawesi Selatan secara virtual di Tribun Lapangan Pancasila, Rabu (06/03/2024).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak (GPM) ini, dilaksanakan dalam rangka jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Andi Muh Arsjad, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat strategis.

“Berdasarkan data BPS, angka inflasi Sulsel dari 3,5 pada Agustus 2023 lalu menurun secara signifikan. Dua kali berturut-turut inflasi kita berada di bawah rata-rata Nasional ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Arsjad.

“Capaian ini mengantar Pemerintah Provinsi Sulsel sebagai tim pengendali inflasi terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Gubernur Sulsel, Dr. Bahtiar Baharuddin, M. Si., membuka secara resmi kegiatan GPM yang di tandai dengan scanning tangan.

Baca juga  Nasdem-Gerindra Dorong Taslim-Asgar Ali di Pilkada Morowali 2024, Agus-Samuel Riga di Sigi

Bahtiar Baharuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah inflasi.

“GPM ini satu diantara sekian banyak cara untuk mengatasi dan mengendalikam inflasi daerah,” kata Bahtiar.

Sebagai Pj. Gubernur Sulsel, kata Bahtiar, dirinya sadar betul bahwa di Indonesia ini termasuk di Sulsel 24 Kabupaten/Kota dan provinsi tidak satupun yang mampu memenuhi 21 bahan pokok yang mempengaruhi inflasi.

“Tidak mungkin sebuah daerah mampu mengendalikan inflasi baik di tingkat provinsi maupun di kota, tanpa kerjasama dan otoritas bupati/wali kota,” jelasnya.

Menurut Bahtiar, gubernur tidak cukup mampu untuk mengelola inflasi karena otoritasnya terbatas soal mengendalikan harga.

“Pekerjaan mengelola inflasi daerah ini benar-benar di butuhkan leadership yang sangat kuat di semua level,” ujarnya.

Bahtiar melanjutkan, dibutuhkan kemampuan memimpin dan menggerakkan seluruh pemegang otoritas dan para pihak yang mempengaruhi dasar harga.

Baca juga  Rapat Panitia Khusus (PANSUS 1) DPRD Kota Palopo

 

“Ketika sebuah daerah mampu mengelola inflasi, pasti bupati atau wali kotanya hebat,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, melaporkan bahwa Kota Palopo melaksanakan GPM dan menyediakan beras sebanyak 20 ton.

“Untuk inflasi di Kota Palopo selama tiga bulan terakhir, sampai dengan bulan Januari terkendali,” kata Asrul Sani.

Namun di bulan Februari, kata Asrul, mengalami kenaikan secara Month to Month ssbesar 0,42 persen.

“Sebagaimana kita ketahui sebelumnya harga beras naik. Untuk harga-harga yang lain, hingga saat ini semua terkendali, kecuali beras dan telur,” tutupnya.

Turut hadiri pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Palopo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Forkopimda Kota Palopo serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Share :

Baca Juga

News

Sertifikat PKA Syarat Wajib Pejabat Struktural, BKPSDM Luwu Diduga Tabrak Aturan Sendiri Demi Loloskan Calon Tanpa Diklat

News

Catatan Kritis Maksum Runi: Menyoroti Paradoks Investasi dan Kesejahteraan di Tana Luwu

News

Ubas Gandeng 4 Kepala Daerah , Buka Jalur Politik Provinsi Luwu Raya ke Presiden

News

Luwu Utara Berduka, Dua Politisi Senior Yusran Hamka dan Imran Mattola Tutup Usia

News

BBPSDM Kominfo Makassar Pacu Literasi Digital Bagi Siswa SD/SMP Sederajat Di Kota Palopo

News

Terima 10 Ribu Blangko KTP, Bupati Lutra “Jemput Bola” ke Dirjen Dukcapil khusus Warga Pegunungan

News

Waris Halid ‘Handle’ posisi Strategis di DPD RI

News

Pemkot Palopo Siapkan Rp 22 Miliar untuk THR ASN, Cair Awal Ramadan 1447 H