Home / Uncategorized

Senin, 26 Januari 2026 - 14:06 WIB

Aktivis Desak 4 Kepala Daerah ke Jakarta: “Jangan Hanya Pernyataan Sikap, Rakyat Butuh Tindakan Nyata!”

​PALOPO – Gelombang tuntutan terkait kejelasan nasib otonomi dan kondisi objektif di wilayah Tana Luwu masih dalam tensi tinggi.

Kali ini, desakan keras datang dari elemen masyarakat yang menilai para pemangku kebijakan di “Bumi Sawerigading” terlalu pasif dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat pusat.

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang beredar luas, aktivis sekaligus tokoh pemuda, Bayu Purnomo, menegaskan bahwa sudah saatnya para pemimpin daerah meninggalkan seremonial politik dan beralih ke tindakan diplomasi yang konkret.

Menurut pesan yang disampaikan, masyarakat Tana Luwu kini tidak lagi membutuhkan “pernyataan sikap” tertulis yang dinilai hanya menjadi konsumsi media lokal tanpa dampak kebijakan.

Baca juga  Pemkab Morowali Gelar FGD II Revisi RTRW Bertema “Fakta dan Analisa”

​”Saat ini tidak dibutuhkan lagi sebatas pernyataan sikap dari para Kepala Daerah dan pimpinan DPRD se-Tana Luwu. Kalau sebatas itu, semua bisa lakukan. Yang dibutuhkan saat ini adalah tindakan riil,” bunyi kutipan dalam pesan tersebut.

​Target: Jakarta dan RI 1
​Pesan tersebut secara spesifik meminta 4 Kepala Daerah (Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo) serta 4 Pimpinan DPRD untuk berangkat ke Jakarta.

Target utamanya adalah:
​Menteri Dalam Negeri (Mendagri): Untuk membahas hambatan administratif dan moratorium wilayah.

Komisi II DPR RI: Sebagai pintu masuk legislasi pemekaran wilayah dan kebijakan otonomi.

Presiden RI (RI 1): Guna menyampaikan kondisi objektif dan urgensi di Tanah Luwu secara langsung.
​Membawa Suara Rakyat

Baca juga  Inspektorat Luwu Buru Dokumen Terkait Temuan BPK Rp12,6 Miliar

​Kunjungan langsung ke pusat kekuasaan dianggap sebagai harga mati untuk menunjukkan keseriusan elit politik lokal.
Selama ini, isu pembentukan Provinsi Luwu Raya dan percepatan pembangunan di wilayah tersebut dianggap jalan di tempat karena kurangnya lobi politik yang agresif di tingkat nasional.

“Sampaikan kondisi objektif situasi di Tanah Luwu saat ini, sampaikan keinginan Rakyat,” tegas narasi yang beredar di plaform WA grup tersebut

​Masyarakat masih menunggu respon resmi dari kedelapan pimpinan daerah dan legislatif di Tana Luwu terkait tantangan untuk “menjemput bola” ke Jakarta ini.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Srikandi PP Palopo Kritik Gaya Kepemimpinan Gubernur Sulsel: Dinilai Gagal Serap Aspirasi Rakyat

Uncategorized

Pemkot Palopo Hadiri Kemah Bahasa Arab IV DPW V ITHLA

Uncategorized

Menebar Berkah di Pesantren: Sinergi LazisMu dan DAM Tolada dalam Program Kado Ramadan 2026

Uncategorized

Luwu Timur Terancam Defisit BBM: 12 Tangki Pengangkut Tertahan Aksi Massa

Uncategorized

LAPORAN INVESTIGASI : Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret ‘Tak Punya Izin Gudang!

Uncategorized

Stunting Jadi Prioritas, Wabup Morowali Iriane Pimpin Koordinasi Strategis Bersama OPD dan Camat

Uncategorized

Penandatanganan Assessment PIMA, MFSA dan NUDP, Pemdakab Morowali: Butuh Perencanaan Pembangunan Efisien dan Berkelanjutan untuk Daerah

Uncategorized

Cetak Kader Dakwah Digital, BKPRMI Sulsel Apresiasi Kolaborasi DDI Masamba dan BKPRMI Luwu Utara